SEJARAH

    Sekolah Tinggi Agama Islam Bakti Negara (STAIBN) Tegal merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Agama Islam di wilayah Tegal yang semula bernama Institut Bakti Negara (IBN) didirikan pada tanggal 16 September 1987. Eksistensi Sekolah Tinggi Agama Islam Bakti Negara (STAIBN) Tegal berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama Republik Indonesia Nomor : Dj.II/234/2005 Tanggal 11 Juli 2005. Berdirinya STAIBN merupakan realisasi kerjasama antara Ulama dan Umaro Kab.Tegal yang bertujuan mendidik putra-putri bangsa menjadi warga negara yang potensial sekaligus warta negara yang berintelektual dan berwawasan luas yang dilandasi oleh al-akhlak al-karimah . Dalam perjalanan dari tahun ke tahun STAIBN mengalami perkembangan yang cukup signigikan dan untuk jurusan Syariah sudah cukup banyak alumni yang menduduki jabatan strategis seperti Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), Lembaga Bantuan Hukum Islam, Penyuluh Agama yang merupakan kebutuhan masyarakat dibidang keagamaan. Pengelola Baitul Maal wa Tamwil (BMT), Bank Syariah dan lain-lain. Dan pada program Pendidikan Agama Islam/PAI (Tarbiyah) sudah banyak yang menjadi tenaga pendidik di instansi pemerintah maupun swasta. Saat ini eksistensi STAIBN Tegal masih diakui oleh Pemerintah, bahkan saat ini STAIBN Tegal telah menyandang nilai Akreditasi B untuk program Pendidikan Agama Islam/PAI (Tarbiyah) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional dan Nilai B untuk Program al-akhwal al-asykhsiyah.

VISI DAN MISI PERGURUAN TINGGI STAIBN

MENCETAK SARJANA UNGGUL(EXCELLENT) DAN BERAKHLAKUL KARIMAH

Mengembangkan Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat dengan manajemen berkualitas, yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan siap menghadapi kompetisi global, nasional dan regional dengan landasan nilai – nilai Islam

Mengembangkan ilmu – ilmu ke – Islaman melalui pengkajian dan penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan cakrawala pemikiran dan member kontribusi terhadap konsep – konsep pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.

Mengantarkan mahasiswa menjadi Sarjana Muslim yang memiliki keluasan ilmu ke Islaman, professional, kedalaman aqidah dan keluhuran akhlak.





Dimana Kami?